POLITIKA

Meski Beda Pilihan, Soerya Respationo Minta Tokoh dan Ketua Suku di Karimun Tetap Jaga Persaudaraan

Administrator
Boy
Calon Gubernur Kepri, HM Soerya Respationo silaturahmi dengan Ratusan Tokoh Jawa di Karimun
  • Karimun - Calon Gubernur Kepri HM Soerya Respationo menggelar silaturahmi dengan Ratusan Tokoh jawa dari berbagai daerah di Kabupaten Karimun pada, Kamis (17/9/2020) pagi.

    Silaturahmi yang digelar di Lantai 7 Aston Hotel Karimun itu juga turut dihadiri politisi PDI Perjuangan di Kabupaten Karimun dan beragam tokoh masyarakat yang ada di Karimun.

    Rasno, ketua panitia kegiatan tersebut menjelaskan, kegiatan itu dilakukan untuk menjalin silaturahmi dengan tokoh masyarakat Jawa yang secara kompak mendukung pasangan calon Soerya Respationo dan Iman Sutiawan, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kepri tahun 2020.

    "Saya berharap, peserta yang hadir ini bisa menularkan kepada masyarakat secara luas di lingkungannya untuk bersama-sama memenangkan pasangan calon SInergi Kepri ini," jelasnya.

    Menanggapi hal tersebut, tokoh Jawa di Karimun, Fery Budiaji menyatakan sikapnya untuk berjuang dan menjadikan SInergi Kepri unggul di Pilkada Kepri.

    "Kami siap membantu dan mengawal terus SInergi Kepri di wilayah Karimun. Kita optimis bisa meraih simpati khususnya di daerah karimun ini. Insya Allah kami pun siap memenangkan SInergi Kepri," ucap Fery Budiaji.

    Sementara itu, ikhwan Nasai, Ketua Forum Komunikasi Sedulur Jawa Timur menegaskan bahwa kenapa harus memilih dan mendukung pasangan calon SInegi ini. Mengingat, sosok Soerya Respationo bukanlah orang lain dan beliau merupakan Mustasyar atau Penasehat Nahdlatul Ulama.

    Oleh karenanya, dengan kehadiran Romo yang selalu mendukung dan menasehati dalam berbagai hal, membuat kita menjadi satu rasa dan asa, sehingga kita ini sebenarnya merupakan satu keluarga meski berada dalam perantauan.

    "Prinsip kita sebagai orang jawa itu adalah dimana bumi dipijak ya disitu langit dijunjung. Untuk itu, kita tetap menghormati saudara-saudara kita yang lain, tanpa melupakan dan menghilangkan budaya asli kita dan ditinggalkan oleh leluhur kita. Dan alhamdulillah, kita ini sudah memiliki satu rasa dan asa. Dan harus menyinergikan hati dan pikiran kita," jelasnya.



  • Diwaktu yang sama, Soerya Respationo mengapresiasikan respon yang diberikan oleh tokoh-tokoh Jawa yang ada di Kabupaten Karimun.

    "Yang paling utama dari pertemuan kita ini adalah untuk lebih merekatkan Silahturahmi diantara kita semua." ujarnya.

    Pada kesempatan tersebut, Soerya Respationo juga mengajak seluruh tokoh masyarakat untuk bisa jeli dalam memilih. Khususnya menjelang pilkada ini. Mengingat, ajang silaturahmi ini berubah konteksnya.

    Adanya perbedaan pilihan, tentunya akan sedikit banyak meretakkan hubungan silahturahmi ini. Untuk itu, pria yang akrab disapa Romo ini meminta dan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sampai merusak hubungan yang sudah terbangun, hanya karena perbedaan pilihan .

    "Ada kesamaan pilihan atau tidak di Pilkada kepri ini. Saya minya jangan sampai mengganggu silahturahmi yang sudah kita bangun bersama. Dan jika nantinya ada dari bapak dan ibu yang memilih pasangan calon lain dipersilahkan, tapi jangan sampai persaudaraan diantara kita menjadi terganggu," tegasnya.

    Kenapa demikian, tambahnya, mengingat dengan ada perbedaan tersebut akan membuat masyarakat menjadi 'terbodohi' dan keluar dari filosofi persaudaraan dan silahturahmi itu sendiri. Kalau sudah terbelah, maka itu akan memunculkan sebuah 'embrio' dari perpecahan yang mungkin bisa terjadi.

    "Untuk itu, saya juga tidak mau, hanya karena gara-gara pilkada merusak persaudaraan dan silahturahmi kita. Mari kita legowo, bahwa beda pilihan itu merupakan hak pribadi kita . Justru Indonesia menjadi indah karena adanya warna warni," jelasnya

    Pilkada dalam proses demokrasi ini, jelasnya lagi, adalah memilih pemimpin berdasarkan apa yang yang sudah ada di hati.

    Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan kampanye hitam, dan menegatifkan calon-calon lain. Cukup dengan melakukan sosialisasi yang positif saja.
Penulis: Boy

Editor: Baron

Tag:Calon Gubernur keprikabupaten karimunPilgub kepri tahun 2020politikaSoerya Respationo

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies.