RIAU

Berusia 23 Tahun, Kapolsek Cantik Ini Curi Perhatian Banyak Orang, Ini Prestasinya

Administrator
Istimewa
Kapolsek Batang Gansal Polres Indragiri Hulu, Ipda Nadya Ayu Nurlia

Indragiri Hulu, Gardannews.com - Ipda Nadya Ayu Nurlia, ya itu namanya. Polisi cantik berusia 23 tahun ini viral di media sosial.


Bukan hanya karena parasnya yang cantik, Polisi Wanita (Polwan) lulusan Akpol Angkatan 2020 ini banyak diperbincangkan banyak orang karena di usianya yang terbilang muda ia sudah menduduki jabatan sebagai Kapolsek Batang Gansal, Polres Indragiri Hulu.


Wanita kelahiran bengkulu 16 Maret 1998 ini tercatat sebagai Kapolsek termuda di Provinsi Riau. Bahkan ia juga disebut-sebut menjadi salah satu yang termuda di Indonesia.


Meski baru dua bulan menjabat sebagai Kapolsek, namun ia sudah menoreh prestasi dalam pengungkapan kasus, seperti peredaran narkoba dan kasus pembunuhan anak.


“Selama saya menjabat sebagai Kapolsek, kasus yang kami ungkap peredaran narkoba yaitu sabu-sabu sebesar 39,61 gram dan juga penemuan mayat bocah laki-laki usia 13 tahun,” ujar Ipda Nadya Ayu Nurlia. Dikutip dari Klikniki.com.


Ipda Nadya tidak pernah menyangka di usianya yang masih muda sudah diberikan kepercayaan untuk menjadi pimpinan.


Tugas baru menjadi tantangan baginya, dimana dia harus memimpin banyak anggota yang berusia lebih tua. Bahkan ada yang seusia ayahnya.


“Menjabat sebagai Kapolsek merupakan tantangan tersendiri. Saya harus memimpin anggota yang usianya jauh di atas saya, bahkan seusia ayah saya. Saya juga harus mengatasi permasalahan-permasalahan di masyarakat, apalagi dimasa pandemi Covid-19 saat ini," katanya.


Setiap mengawalai aktivitas, jelas Nadya, ia selalu beribadah terlebih dahulu. Dengan seragam lengkap, dia kemudian berangkat menuju Polsek Batang Gansal untuk memberikan arahan kepada bawahannya.


Dalam lingkungan Polsek yang dipimpinnya, Nadya menerapkan sistem kekeluargaan dan kejujuran. Dia selalu berusaha untuk menjadi pemimpin baik yang dapat diteladani seluruh anggota.


“Walaupun usia saya jauh lebih muda, tapi sebagai pimpinan saya harus memberikan teladan yang baik kepada anggota. Di Polsek ini, saya menerapkan sistem kekeluargaan, saling menghormati dan jujur,” jelasnya.


Putri pertama dari empat bersaudara yang hidup dari keluarga sederhana ini dikenal sebagai sosok yang ramah karena kerap turun langsung kelapangan melakukan sosialisasi ke masyarakat.


Dia mengungkapkan, keinginan menjadi Polisi muncul sejak ia menjadi pasukan Paskibraka. Dimana ia kagum melihat kegagahan para taruna dalam balutan seragamnya.


“Saya jadi Paskibraka tahun 2014, disana saya melihat pasukan-pasukan peserta upacara dari taruna terlihat gagah. Kakak kelas saya juga ada yang lulus sebagai Taruna Akpol,” ungkap Nadya.


Nadya juga ingin membanggakan kedua orang tuanya dengan profesi yang dia pilih.


“Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa dan saya ingin membanggakan kedua orang tua saya,” tutupnya.

Penulis: Dian Bangun Sari

Editor: M. Saimi Arrahman Rambe

Tag:Inhupolriprovinsi riau

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies.