Kepri

Gebyar G20 dan Target Penurunan Stunting 2.7 Persen Per Tahun

Administrator
Istimewa
Senam serentak menyemarakkan gebyar "kami bangga G20"

Batam, Gardannews.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencanan Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyemarakkan gebyar "Kami Bangga G20" dengan mengadakan senam bersama secara serentak di seluruh perwakilan BKKBN se-Indonesia.


Pelaksanaan senam dilaksanakan di halaman parkir Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri pada, Jumat (11/11/2022), dengan mengundang kurang lebih sebanyak 200 kader tim pendamping keluarga dan kader Bangga Kencana serta forum Genre serta perwakilan dari PT. Panasonic dan tamu undangan lainnya untuk turut hadir menyemarakan senam bersama Kami Bangga G20.


Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad juga selaku Ketua Tim Percepatan Penurun Stunting Kota Batam turut hadir memeriahkan Gebyar G20 Senam Bersama.


Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri, Rohina saat ditemui menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas dasar menarik minat dan kebanggaan kepada masyarakat Indonesia mengenai tuan rumah pelaksanaan KTT G20 yang dilaksanakan pada 15-16 November 2022 yang dilaksanakan di Nusa Dua, Provinsi Bali.


“Sebagai masyarakat Indonesia kita harus bangga, bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar manjadi bagian negara-negara G20, dan tahun ini pertemuan para pemimpin negara-negara besar melalui KTT G20 dilaksanakan di Indonesia, di Provinsi Bali,” terang Rohina.


Amsakar menjelaskan bahwa kegiatan yang sederhana dan sangat berkesan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai terselenggaranya agenda besar berupa KTT G20 yang dimana Indonesia menjadi tuan rumah pelaksana KTT G20.


“Kita berharap dengan adanya Gebyar Kami Bangga G20 Senam Bersama dan serentak di seluruh Indonesia dapat memberikan pemahaman tentang pelaksanaan agenda besar ini,” kata Amsakar saat di temui sejumlah awak media.


Disamping menggelar senam bersama secara serentak, Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri juga melaksanakan pelayanan KB gratis, pemberian bantuan kepada sejumlah anak yang beresiko stunting bantuan langsung dari PT. Panasonic serta demo masak makan bergizi yakni Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat).


Pelaksanaan Gebyar Kami Bangga G20 juga mengandung pesan tentang pentingnya upaya percepatan penurunan stunting.


Berdasarkan hasil perhitungan dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2021, angka stunting berada di angka 17,6 persen. Sehingga, pada tahun 2022 ini diharapkan turun menjadi 14,9 persen.


”Sedangkan hasil pengukuran PPGM (Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) ada di angka 4,2 persen. Tapi kalau secara SSGI, nanti di akhir tahun baru kita ketahui karena sekarang lagi proses untuk pendataan kembali, pengukuran dan lain sebagainya,” ujar Rohina.


Ia melanjutkan, angka stunting di Provinsi Kepri pada 2024 diharapkan berada diangka 10,2 persen. Sebab, target nasional sendiri berada di angka 14 persen. Sehingga, jika mengikuti target nasional sebesar 14 persen, maka tidak akan tercapai jika dikalkulasikan secara nasional.


”Karena kita sudah di angka 17,6 tahun 2021, maka nanti jatuhnya di 2024 itu 10,2 persen,” katanya.


Dijelaskannya, program terdekat dari BKKBN dalam menurunkan angka stunting dengan menggerakkan seluruh pengambil kebijakan.


Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang juga sebagai Ketua Pengentasan Kemiskinan Kota Batam, juga mengajak semua pihak untuk bahu membahu dalam menekan laju stunting di Kota Batam.


Tak lupa, ia juga berterima kasih kepada semua pihak, karena beberapa waktu yang lalu Kota Batam terpilih sebagai kota penanganan stunting terbaik di Provinsi Kepri.


”Mudah-mudahan apresiasi yang diberikan pemerintah pusat ini bisa lebih memperkuat tekad kita untuk betul-betul serius dan sungguh-sungguh,” jelasnya.

Penulis: M. Saimi

Editor: M. Saimi Arrahman Rambe

Tag:BKKBNG20kepri

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies.