Kepri

Kapten THM Hotel Satria Karimun Diduga Terpapar Covid-19

Administrator
K.Ramadhan
Petugas gabungan razia Tempat Hiburan Malam
  • Karimun - Covid-19 hingga saat ini masih merebak dan terus mengalami peningkatan dari hari ke hari.

  • Khususnya di wilayah Kabupaten Karimun, kasus Covid-19 mulai muncul di Tempat Hiburan Malam.

  • Dari informasi yang beredar, seorang Kapten Tempat Hiburan Malam Hotel Satria berinisial N diduga terpapar Covid-19 sejak tanggal 07 Desember 2020.

  • Saat ini informasinya pasien tersebut sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Karimun.

  • Selain Kapten, karyawan lain di Tempat Hiburan Malam tersebut juga diduga terpapar Covid-19.

  • Atas informasi itu, bagi warga Karimun yang hobi dugem ataupun penikmat tempat hiburan malam, mulai sekarang di imbau untuk lebih berhati-hati.

  • Pada hari ini, muncul 19 kasus covid-19 baru di Karimun, mereka ini ada yang berasal dari tempat hiburan malam, BUMN dan juga calon petugas penyelenggara pilkada.

  • Demikian disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun yang juga Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi melalui laporan update perkembangan covid-19, Kamis (17/12/2020).

  • "19 pasien Covid-19 yang baru tersebut tersebar di Pulau Karimun dan Pulau Kundur," kata Rachmadi.

  • Hanya saja, Rachmadi enggan merinci kasus pasien covid-19 yang berasal dari tempat hiburan malam.

  • Dengan penambahan 19 pasien tersebut, maka total kumulatif pasien covid di Karimun hingga saat ini mencapai 293 orang.

  • Selain bertambahnya pasien positif, pasien yang sembuh juga bertambah 4 orang.

  • “Hingga saat ini, total pasien yang sembuh menjadi 241 orang,” ungkapnya.

  • Sedangkan, total pasien yang meninggal masih tetap sebanyak 14 orang.

  • Rachmadi menjelaskan, jumlah kasus konfirmasi bergejala menjadi 122 orang. Kemudian, pasien konfirmasi tanpa gejala sebanyak 171 orang.

  • Dari seluruh kasus positif konfirmasi, terdapat kasus perjalanan impor sebanyak 25 orang.

  • “Jumlah kasus konfirmasi kontak erat sebanyak 154 orang. Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi tidak ada riwayat perjalanan atau kontak sebanyak 114 orang,” jelas Rachmadi.

  • Selama masa pandemi ini, jumlah warga yang menjalani swab sebanyak 1.907 orang. Sementara, yang menjalani rapid test sebanyak 3.293 orang. Total hasil rapid test yang reaktif bertambah menjadi 135 orang.
Penulis: K.Ramadhan

Editor: Boy

Tag:covid-19covid 19kabupaten karimunthm

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies.