Kepri

Korupsi Rp 4,9 M, Eks Dirut dan Bendahara PDAM Karimun Divonis 5,6 Tahun Penjara

Administrator
Istimewa
Kasi Pidsus Kejari Karimun, Tiyan Andesta

Karimun, Gardannews.com - Terdakwa tindak pidana korupsi dana retribusi PDAM Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau yakni mantan Direktur Utama PDAM Tirta Karimun IS dan eks bendaharanya yakni JS divonis hukuman selama 5 tahun 6 bulan penjara.


Hal itu diketahui dalam sidang putusan yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Tipidkor Tanjungpinang pada, Sabtu (22/9/2011).


Majelis hakim PN Tipidkor Tanjungpinang memutuskan bahwa kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindakan korupsi dana retribusi, dimana kasus itu bergulir sejak awal Juli 2020 lalu.


Sebelumnya, IS dan JS dituntut 8 tahun penjara oleh JPU dari Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun.


"Kedua terdakwa menerima putusan Hakim, sementara kita masih pikir-pikir dulu," ujar Kasi Pidsus Kejari Karimun, Tiyan Andesta saat dihubungi wartawan Gardannews.com.


Tiyan mengatakan, dalam putusan kedua terdakwa juga diminta untuk membayar uang pengganti.


"Dalam putusan, IS diminta membayarkan uang pengganti senilai Rp 1 miliar, dan terdakwa JS juga diminta untuk membayar uang pengganti senilai Rp 600 juta," kata Tiyan.


Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan mendalam terkait fakta persidangan yang diungkap oleh kedua terdakwa mengenai keterlibatan oknum lainnya dalam perkara itu.


"Apa yang disampaikan terdakwa dalam persidangan telah kita telusuri. Namun tidak ada bukti yang kuat ditemukan atas pernyataan keduanya. Termasuk bukti dan saksi bahwa mereka telah memberikan sejumlah dana kepada pihak dimaksud," jelasnya.


Pihak kejaksaan pun telah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak 45 orang untuk perkara itu, tidak terkecuali Ketua DPRD Kabupaten Karimun YS.


Diketahui sebelumnya, IS dan JS ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan sejak 16 Desember 2020 lalu.


Atas perbuatan keduanya, negara mengalami kerugian hingga mencapai Rp 4,9 miliar.

Penulis: Dian Bangun Sari

Editor: M. Saimi Arrahman Rambe

Tag:kabupaten karimunkepriKorupsi Dana RetribusiKriminalPDAM Karimun

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies.