Kepri

Markas TNI AL Karimun Diserang Puluhan Nelayan, Ini Penyebabnya!

Administrator
Istimewa
Puluhan nelayan saat bentrok dengan Prajurit TNI AL di depan Mako Lanal TBK

Karimun, Gardannews.com - Puluhan warga di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau menyerang Markas Komando (Mako) Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Karimun pada, Kamis (16/9/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.


Puluhan warga yang tergabung dalam kelompok nelayan itu tidak terima atas penangkapan yang dilakukan pihak TNI AL terhadap ketua kelompok mereka atas dugaan tindak pidana laut.


Awalnya, mereka mendatangi Mako Lanal TBK untuk melakukan unjuk rasa, namun aksi tersebut pun berujung ricuh ketika salah seorang pengunjuk rasa mencoba masuk dan menerobos barisan pengamanan TNI AL di pintu jaga.


Karena merasa dihalang-halangi, para pendemo itu pun geram dan langsung melempari Prajurit jaga dengan batu.


Berbekal keterampilan dan pengalaman, pasukan penindakan huru-hara Lanal Tanjungbalai Karimun yang melihat kerusuhan tersebut langsung membentuk barikade dan melayangkan tembakan gas air mata.


Tidak butuh waktu lama, para pendemo akhirnya berhasil dipukul mundur dan membubarkan barisan.


(Tim huru hara Lanal TBK saat membubarkan para pendemo)


Usut punya usut, aksi kerusuhan dalam unjuk rasa di depan Mako Lanal TBK itu ternyata hanyalah sebuah simulasi penindakan huru-hara (Dhakura) dari rangkaian kegiatan uji terampil Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) pangkalan 1 dan 2 yang dilakukan oleh tim uji dari Komando Latihan (Kolat) Koarmada I.


"Penyelenggaraan uji Glasgaspur pangkalan 1 dan 2 yang kita lakukan ini merupakan salah satu fungsi komando yang harus dilaksanakan untuk menentukan tingkat kesiapan Pangakalan TNI Angkatan Laut," ujar Danlanal TBK, Letkol Laut (P) Puji Basuki.


Selain simulasi penindakan huru-hara, Lanal Tanjungbalai Karimun juga turut melaksanakan simulasi pertahanan Pangkalan TNI AL berupa peran penyelamatan dokumen, peran penanganan kebakaran, dan peran evakuasi korban luka tim kesehatan Lanal TBK.


Pada Rabu (15/9/2021) kemarin, Lanal TBK juga telah melaksanakan berbagai uji terampil Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) pangkalan 1 dan 2 mulai dari peraturan baris berbaris (PBB), bongkar pasang senjata laras pendek, PBB bersenjata, bongkar pasang senjata laras panjang, apel divisi jaga, penempatan penjagaan, ronda malam, jajar kehormatan, valrip, ujian tulis akademik, hingga tes renang gaya bebas 50 meter dan tes tembak senjata laras pendek (Pistol).


(Prajurit Lanal TBK saat mengikuti uji terampil Gladi Tugas Tempur)


Danlanal TBK, Letkol Laut (P) Puji Basuki menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan guna meningkatkan bakat dan kemampuan para personel Lanal Tanjungbalai Karimun. Dimana seluruh rangkaiannya diikuti sebanyak 95 Personel baik dari Militer maupun Pegawai Negeri Sipil.


"Uji terampil Glasgaspur Pangkalan 1 di titik beratkan pada kesiapan perorangan dan kelompok dalam menggunakan peralatan atau persenjataan masing-masing bagian. Sementara uji terampil Glasgaspur Pangkalan 2 merupakan kesiapan Pangkalan dalam melaksanakan tugas yang dilaksanakan bersama-sama baik secara teknis maupun taktis sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi," jelas Letkol Laut (P) Puji Basuki.


"Ini kita lakukan untuk meningkatkan kemampuan para Personel sebagaimana tugas pokok TNI AL. Dalam pelaksanaan tugas pokok, kita di tuntut untuk memiliki berbagai kemampuan mulai dari dukungan logistik dan administrasi, pembinaan intelijen, pengamanan laut, penyelenggaraan bantuan operasi pada otoritas sipil, dan pertahanan pangkalan," tutup Puji.


(Prajurit Lanal TBK saat simulasi peran penanganan kebakaran dalam uji terampil Gladi Tugas Tempur)


Kedepan, kegiatan tersebut akan terus dilakukan secara bertingkat dan berlanjut.

Penulis: Ami Bagan

Editor: M. Saimi Arrahman Rambe

Tag:demokabupaten karimunkepriKoarmada ILanal TBKtni alUnjuk Rasa

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies.