Kepri

Menolak Vaksin, PNS dan Honorer Siap-Siap Dipecat

Administrator
Boy
Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Muhammad Firmansyah saat melakukan vaksin

Karimun, Gardannews.com - Sebagai langkah tegas dalam menekan angka penularan Covid-19, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mulai mewajibkan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Honorer untuk mengikuti vaksinasi.


Hal itu dikatakan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun pada, Rabu (9/6/2021) pagi.


"Hari ini saya mengeluarkan surat edaran untuk semua PNS dan Honorer serta THL wajib untuk vaksin," ujar Ansar Ahmad.


Seluruh PNS dan Honorer nantinya akan diberikan jangka waktu selama 1 Bulan untuk melakukan vaksin.


Jika menolak, Ansar mengancam tidak akan memberikan tunjangan kinerja bahkan akan melakukan pemecatan.


"Mereka tidak mau vaksin, maka tunjangannya tidak akan kita bayarkan. Kita beri waktu 1 bulan tidak juga vaksin maka kita akan keluarkan surat pemberhentian padanya," kata Ansar.


(Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun. Foto: Boy)


Menurut Ansar, kebijakan itu di ambil untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan keberhasilan program vaksinasi massal yang dilakukan pemerintah.


"Pemerintah adalah ujung tombaknya, jika Pemerintah tidak memberikan contoh bagaimana masyarakat mau ikut. Ini bukan keinginan Gubernur, namun ini adalah cara untuk menjaga masyarakat kita tetap sehat," jelasnya.


Dengan kebijakan tersebut, Ansar Ahmad menargetkan vaksinasi di Provinsi Kepulauan Riau akan mencapai angka 70 persen hingga akhir bulan Juli mendatang.

Penulis: Boy

Editor: Boy

Tag:Ansar AhmadGubernur KepriVaksinasi massalcovid-19covid 19kabupaten karimun

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies.