Kepri

Minimalisir Pelanggaran, Denpom Lanal TBK Razia Tempat Hiburan Malam di Karimun

Administrator
Istimewa
Petugas saat memeriksa kelengkapan identitas warga sipil dalam Ops Gaktib dan Yustisi 2021

Karimun, Gardannews.com - Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lanal Tanjungbalai Karimun menggelar razia Tempat Hiburan Malam (THM) pada, Jumat (19/11/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.


Dalam kegiatan tersebut, Pomal Lanal Tanjungbalai Karimun bersama Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad), BNN, Polri dan Satpol PP melakukan razia di empat lokasi THM yang berada di wilayah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.


Razia dengan sandi Ops Gaktib dan Yustisi 2021 ini digelar sebagai langkah operasi penegakkan ketertiban terhadap kemungkinan pelanggaran yang dilakukan anggota TNI-Polri maupun PNS.


Selain TNI-Polri dan PNS, pemeriksaan juga turut dilakukan terhadap warga sipil, dimana seluruh warga sipil yang mengunjungi THM diminta untuk menunjukkan identitas diri serta dilakukan pemeriksaan barang bawaan.


Hal itu dilakukan guna mengantisipasi adanya pengunjung yang membawa obat-obatan terlarang dan senjata tajam.


"Kita melaksanakan perintah dari Panglima TNI. Operasi ini dilakukan untuk meminimalisir pelanggaran demi terciptanya keamanan dan ketertiban di Karimun," ujar Dandenpom Lanal TBK Kapten Laut (PM) Mahatma Adhi Pradana.


(Dandenpom Lanal TBK Kapten Laut (PM) Mahatma Adhi Pradana)


Dari empat lokasi razia yakni Champions Executive Club, Paradise Pub & Karaoke, Wiko Star Club PUB & KTV, dan Satria Executive Club, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran.


"Untuk hasil razia alhamdulillah tidak kita temukan adanya pelanggaran dari prajurit TNI maupun anggota Polri dan PNS," kata Kapten Laut (PM) Mahatma Adhi Pradana.


Mahatma berharap operasi ini mampu menekan angka kemungkinan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum Aparat di Tempat Hiburan Malam.


"Saya tekankan buat para prajurit dan PNS yang ada di Karimun untuk melaksanakan tugasnya sesuai kewajiban masing-masing. Jauhi tempat hiburan malam, karena itu melanggar kode etik perajurit baik TNI, Polri dan PNS," tegasnya.


(Petugas saat melakukan razia di THM Satria Executive Club)


Meski baru 15 hari menjabat sebagai Dandenpom Lanal TBK, namun Mahatma memiliki tekad kuat untuk menciptakan Karimun aman dan tertib khususnya di tengah suasana pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.


"Maka dari itu, kegiatan ini akan rutin kita lakukan sebagai salah satu wujud pengawasan dan pembinaan terhadap personel," ucapnya.


Selain itu, pemeriksaan terhadap warga sipil juga dinilai mampu menekan angka kriminalitas di wilayah Kabupaten Karimun.

Penulis: Ami Bagan

Editor: M. Saimi Arrahman Rambe

Tag:kabupaten karimunkepriPNSpolrithmtni al

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies.