Kepri

Nekat Jual Tanah Negara, Kades Marok Tua Diringkus Polisi

Administrator
K.Ramadhan
Mantan Kepala Desa Marok Tua saat di introgasi Polisi terkait penjualan tanah negara

Lingga, Gardannews.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lingga ungkap kasus penjualan lahan di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) oleh mantan Kepala Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.


Dimana saat ini S ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tersebut. Pasalnya S menerbitkan surat sporadik diatas lahan HPT seluas ratusan hektar.


Kasat Reskrim Polres Lingga, AKP Adi Kuasa Tarigan, melalui Kanit Pidum Satreskrim Polres Lingga, IPDA Reynal Dimas mengatakan tersangka diduga membuat surat pernyataan fisik bidang tanah (sporadik) di lahan Hutan Produksi Terbatas.


“Telah terbit surat sporadik diatas lahan HPT seluas ratusan hektar,” kata Reynal.


Reynal menjelaskan penetapan tersangka berdasarkan pengumpulan alat bukti dan beberapa keterangan ahli.


“Berdasarkan informasi dari masyarakat inisial F penerbitan surat oleh kades itu dilakukan secara asal tunjuk lahan dan tidak mempunyai dasar sehingga merugikan masyarakat,” jelas Reynal.


Selain itu, tersangka sendiri mengakui perbuatan dengan membuat surat sporadik diatas HPT tanpa mengacu pada aturan.


Sehingga masyarakat merasa dirugikan akibat ulah mantan Kepala Desa yang menerbitkan surat sporadik seluas ratusan hektar, kini lahan telah dikuasai oleh perorangan.


“Tersangka mengetahui bahwa lahan tersebut termasuk dalam kawasan HPT, terhadap seluruh lahan yang telah diterbitkan Surat Pernyataan Fisik Bidang Tanah (Sporadik) telah berpindah tangan melalui proses jual beli," bebernya.


“Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pengembangan,” tambahnya.


Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka di jerat dengan Pasal 263 dan atau 266 dan atau 274 KUHPidana dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara.

Penulis: K.Ramadhan

Editor: M. Saimi Arrahman Rambe

Tag:kabupaten linggakepriKriminal

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies.