Kepri

Polres Karimun Ringkus 7 Pengedar Narkoba

Administrator
Istimewa
Konferensi pers pengungkapan kasus narkoba Polres Karimun
  • Karimun - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), Polres Karimun kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

    Keberhasilan pengungkapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan melalui konferensi pers di Mapolres Karimun.

    Orang nomor satu di Polres Karimun itu menyampaikan, pihaknya telah menetapkan sebanyak 7 orang sebagai tersangka atas kasus narkotika yang berhasil diungkap dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

    Dari seluruh kasus tersebut, Polres Karimun mengamankan barang bukti sebanyak 183,58 gram narkotika jenis Sabu dan 100,75 gram ganja kering.

    "Barang bukti ratusan gram sabu dan ganja itu yang sudah berhasil kita sita secara keseluruhan dari 7 orang tersangka di tiga TKP," ujar Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan.

    Dari ketujuh tersangka tersebut, satu orang diantaranya merupakan seorang perempuan.

    "Total tersangka ada 7 orang, satu perempuan," ungkapnya.

    Dijelaskan AKBP Muhammad Adenan, para tersangka di amankan di sejumlah lokasi yang berbeda yakni 4 tersangka di wilayah Kecamatan Karimun dengan barang bukti 8 paket sabu-sabu.

    "Masing-masing tersangka berinisial SY, BP, AO dan MZ, total barang bukti ada 8 paket diduga sabu-sabu," jelasnya.

    Setelah itu, wilayah Kecamatan Tebing juga terdapat 2 tersangka dengan barang bukti 6 paket narkotika jenis ganja dan 10 paket sabu, serta 1 orang tersangka di Kecamatan Tebing.

    "Semua tersangka dari kasus narkotika satu bulan terakhir ini, sekarang telah diamankan di Mapolres Karimun," tutupnya.



  • Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketujuh tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subsider 112 ayat (2) Undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Penulis: Rasta

Editor: Boy

Tag:KriminalPenangkapan pengedar narkobaPolres Karimun

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies.